Bulan Tujuh Kembali

Waktu-waktu itu sudah berjamur “kubuang semua” aku mengeraskan suaraku supaya tidak ada yang bertanya lagi Bulan dua belas, aku menegakkan kepalaku berleherkan gumaman kecilku di depan cermin bulat di kamar mandi di saat aku memegang daguku sambil berfikir apakah aku harus keluar dari kamar mandi sekarang atau setelah kucukur

Ssst…Ini tentangku

Bumiku tak lagi sepi walau hari telah berganti Bumiku tak lagi lapang walau hari terus berbilang Siang yang dinikmati malam yang menentramkan hati tak lagi mudah ditemui semua penuh dengan caci maki berdalih menyerukan yang hakiki agar jadi terpuji tapi tak pernah tahu diri sendiri bicara tentang hati tapi tak punya ini tentangku ini memangContinue reading “Ssst…Ini tentangku”

Sampai Terlelap

Saat itu tetesan hujan pertama di bulan Oktober setetes demi setetes turun menuju gorong-gorong satu persatu kemungkinan datang melalui ventilasi kamarku Aku mematikan lampu kamarku mengintip hujan membelai daun bunga Kenanga dan mendengarkan angin yang berkisah dengan ilalang Suara guntur dan gemuruh hujan terasa begitu menenangkan dan petir menghadirkan bayang-bayang sebuah cerita perang yang selaluContinue reading “Sampai Terlelap”

Ibunya Tersenyum

“Aku tidak akan tersenyum lagi!” pemuda itu berkata kepada ibunya ibunya tersenyum, “Kenapa ibu tersenyum?” tak ada jawaban yang keluar dari mulut ibunya ibunya tersenyum, “Ibu,” “Senyum membuat mereka marah!” “Senyum membuat mereka gila!” “Senyum membuat mereka besar kepala!” “Senyum membuat aku sesak!” “Senyum membuat aku miris!” “Senyum membuat aku menangis!” Ibunya tersenyum, “Kenapa IbuContinue reading “Ibunya Tersenyum”

Suatu saat

Suatu saat kepingan waktuku yang terakhir akan terbang menjauh ke dalam ruang masa lalu, dan semuanya akan menjadi kenangan bagi sebagian orang yang berlalu lalang Sunyi saat dia melayang membawa pasir kenangan yang tak pernah terhitung, melintas begitu cepat dalam kilasan-kilasan gambar masa lalu dan suara-suara yang masih berputar-putar mencari muaranya Suatu saat aku akanContinue reading “Suatu saat”

Belum

Aku tidak tahu, bagaimana gambar terakhir dari cerita kehidupanku. Kertas coretanku ada beberapa lembar dan di dalamnya ada beberapa daftar tunggu yang harus aku kerjakan Menit menitku kadang berlalu dari lembar satu ke lembar yang lain Hanya berpindah-pindah tergantung isu kekinian, atau hanya pengalihan dari satu ke yang lainnya untuk menenangkan hatiku Karena saat iniContinue reading “Belum”