Tentang Dia Yang Datang

Saat itu aku berharap waktu membeku saja. “Terima kasih ya…” tanpa kusadari, kita sudah sampai di depan gerbang hijau. Selama dalam perjalanan kami, aku terlalu sibuk memilah gambar-gambar yang ingin aku simpan dalam memoriku. Aku terlalu sibuk memikirkan kata-kata, kalimat-kalimat dan paragraf-paragraf apa yang akan kutuliskan dalam jurnal harianku yang password-nya adalah nama dia, sepertiContinue reading “Tentang Dia Yang Datang”

Hati-hati BW di Bus

Teman-teman yang lahir dan besar di Jakarta sebenarnya akan komplain dengan salah satu kata pada judul ini “Bus”. “Ngomong lo aneh!” Demikian mereka biasanya berucap. Sebagai seseorang yang lahir dan besar di Minang, bahasa yang digunakan sehari-hari adalah bahasa Minang dan bahasa Indonesia sangat jarang digunakan, apalagi bahasa Indonesianya penduduk Jakarta. Oleh karena itu saatContinue reading “Hati-hati BW di Bus”

Dr. Asrul, M.Sc.

Ceritanya begini, alkisah hiduplah seorang pemuda bernama Asrul. Dia adalah seorang supir bus antar kota di Sumatera Barat. Suatu hari, bus yang dikendarainya di tumpangi oleh seorang camat yang waktu itu berangkat tugas dinas ke kota Padang. Asrul adalah pemuda yang sopan, tidak seperti sebagian besar supir bus lain dia mengnedari bus tidak ugal-ugalan, selaluContinue reading “Dr. Asrul, M.Sc.”

Senyum Jamil

Hari segera mengamit lengan Nam setelah Jamil menjauh dan berada di tempat di mana dia tidak akan bisa mendengarkan pembicaraan mereka. “Aku tahu, aku telah berjanji untuk membalas budimu, tapi bukankah menurutmu kau bisa menggunakan kesempatan tersebut untuk hal yang lebih baik…? Penting..?!” “Aku juga tidak begitu yakin, tapi aku ingin bertaruh dengannya saat ini.”Continue reading “Senyum Jamil”

Before They “steal” It

Have you ever felt like someone’s “stolen” your idea? Well, I have. It happened to me so many times, when I read an article, or when I watch movies. I’ve already had same idea with the story I read or movies I’ve watched. It felt like someone’s already taken something from me and I loseContinue reading “Before They “steal” It”

Pensil 2B

“Aku bersyukur dan menyukai pekerjaan ini.” Katanya. “Aku bersyukur mempunyai pekerjaan, bukan karena banyak orang yang tak mempunyai pekerjaan.” Tambahnya. “Apa maksudmu berkata begitu?” tanyaku. “Tidak ada maksud apa-apa.”Jawabnya. “Lalu sekarang apa yang akan kaulakukan?” “Makan, aku lapar.” Dia menarik-narik benang dari tali sepatunya yang hampir putus. “Bukan itu jawaban yang kuinginkan.” Ucapku kesal. “KenapaContinue reading “Pensil 2B”

Kisah Gilang dan Gilung

Penduduk Desa Sudahadasejaklama tinggal di lereng-lereng gunung. Rumah mereka berupa lubang-lubang menyerupai gua yang mereka buat bersama-sama dengan melobangi gunung. Hanya perangkat-perangkat desa yang tinggal di gua-gua asli. Jika anda sempat berjalan-jalan ke desa tersebut, anda akan melihat pada bagian atas lubang-lubang tersebut ada nama keluarga mereka yang hanya terdiri dari dua piku (huruf) sepertiContinue reading “Kisah Gilang dan Gilung”