Bulan Tujuh Kembali

Waktu-waktu itu sudah berjamur

“kubuang semua” aku mengeraskan suaraku supaya tidak ada yang bertanya lagi

Bulan dua belas,

aku menegakkan kepalaku berleherkan gumaman kecilku

di depan cermin bulat di kamar mandi

di saat aku memegang daguku

sambil berfikir

apakah aku harus keluar dari kamar mandi sekarang

atau

setelah kucukur jenggot yang baru tumbuh lima mili

selama ini aku berfikir

yang kuucapkan tanpa menatap mataku

Bulan Tujuh Kembali

Advertisements

6 thoughts on “Bulan Tujuh Kembali

      1. Hellow Auuak!
        Wah tahun baru penampilan baru. Iyaaa nih masih belajar gimana displin waktu yg balik balik antara buat blog, baca punya teman2 dan chat BEC diluar kesibukan rumah hehehe…
        Udah mau imlek pak jadi pohon orangenya sudah mulai berbuah hihihihi

        Liked by 1 person

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s