Memiliki Penyesalan

Saat malam menyelimuti gunung dengan awan
Seorang gadis merengkuh malam
Mengantarkan penyesalannya berlayar untuk berlabuh di dermaga-dermaga seluruh dunia
Dia berharap akan menemukan seorang saudagar yang mau dibayar untuk membeli seluruh penyesalannya, walaupun dia telah membelinya dengan harga yang sangat mahal

“Sungguh, sungguh” dia berkata lirih

“Aku tak ingin dia lagi, aku tak ingin dia ada” dia berkata saat tak ada yang mau membelinya dari gadis tersebut.

Isak tangis, air mata, dan sesenggukan berusaha menenangkannya

Penyesalan mulai berbicara

“Kenapa kau begitu membenciku?, bukankah setiap orang memilikiku”

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s