Menunggu Hari Kemarin

Gairahkan hayal lamunanku, saat-saat menunggu hari kemarin

langit yang sama dengan hari kemarin, aku kembali memandangnya

suara-suara dari yang lalu, masih lalu lalang, dalam ruang, dalam benak, dalam hati

kakukan sendi di otakku, saat-saat menunggu hari kemarin

senyum senyum pemadam semangat

kenapa hari ini tidak kemarin?

atau

tangis-tangis pembakar jiwa tentang hari ini

tentang adanya aku detik ini

saat-saat menunggu hari kemarin

kemudian kepulan-kepulan awan hari kemarin menjadi hujan hari ini, yang hadirkan tangis senang  dan sedih tawa, saat-saat menunggu hari kemarin.

Advertisements

2 thoughts on “Menunggu Hari Kemarin

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s