Tentang Hari Ini

Aku berhenti berjalan, berhenti di antara utara dan timur

di tengah-tengah taman yang berada dalam jeruji pikiran

menepati janji dengan seorang teman

dengan segelas minuman yang aku racik sendiri dari buah-buahan di taman ini.

Seseorang yang aku senangi

itu membuatku ingin membawakannya sesuatu

senang ketika aku tahu ada seseorang yang mendengarkan ceritaku tentang hari ini.

Aku berhenti berjalan, berhenti di antara utara dan timur

di tengah-tengah taman yang berada dalam jeruji pikiran

menepati janji dengan seorang teman

dengan segelas minuman yang dijanjikannya untukku.

Seseorang yang aku senangi

selalu membawakan sesuatu, walaupun tak ada sesuatupun dariku

senang mendengar ceritanya

Bercerita tentang rahasia langit dan laut yang selalu kelihatan bersama

dan makhluk-makhluk Tuhan yang bersenda dan bergurau di antaraNya.

Aku menyuruhnya untuk mencicipi minuman itu

mungkin tidak enak, ucapku

Tapi dia selalu menghabiskannya seperti

menghabiskan cerita-ceritaku tanpa sisa

Bercerita tentang rahasia langit dan laut yang selalu kelihatan bersama

dan makhluk-makhluk Tuhan yang bersenda dan bergurau di antaranya.

Dia memintaku untuk mencicipi minuman itu

mungkin tidak enak, ucapnya

itu benar, tapi selama itu darinya, aku akan selalu menghabiskannya seperti

menghabiskan cerita-ceritanya dengan lahap

Di antara ceritaku

biasanya aku berhenti sejenak untuk bertanya

apakah ceritanya indah

setelah dia mengangguk dan berkata teruskan

aku akan kembali melanjutkan

Di antara ceritanya

biasanya dia berhenti sejenak untuk bertanya

apakah ceritanya indah

setelah aku mengangguk dan berkata teruskan

dia akan kembali melanjutkan

Kadang aku menawarkannya

untuk mengulangi cerita dulu atau cerita tentang esok, saat kurasa cerita hari ini tidak menggigit.

Dia menolaknya, satu-satunya kesempatannya menolak

Kadang dia menawarkanku

untuk mengulangi cerita dulu atau cerita tentang esok, saat dia rasa cerita hari ini tidak menggigit.

aku menolaknya, satu-satunya hal yang selalu aku tolak

Saat aku selesai bercerita

aku menatap dalam-dalam wajahnya

membaca semua yang tersembunyi dalam matanya

apakah dia mengerti? aku selalu mengajukan pertanyaan dalam hatiku yang tak pernah aku ajukan padanya

kemudian menutup ceritaku dengan kalimat yang selalu sama

mungkin tidak sebagus kemarin,

mungkin esok tidak lebih bagus,

Saat selesai bercerita

dia menatap dalam-dalam wajahku

aku memeperlihatkan semuanya tanpa ada yang kusembunyikan

apakah aku mengerti? dia selalu bertanya-tanya dalam pandangannya

saat demikian aku selalu memberikan jawaban yang tak pernah didengarnya, tidak satupun aku mengerti, selama itu keluar darimu, dengan senang hati aku mendengarkanmu

kemudian menutup ceritanya dengan kalimat yang selalu sama

mungkin tidak sebagus kemarin,

mungkin esok tidak lebih bagus,

setelah itu aku berkata

lebih bagus dari kemarin

besok akan lebih baik

Senang saat ada seseorang

mendengarkanku bercerita

tentang hari ini.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s