Di Sela Bibir

Di sela-sela bibir
ada bincang-bincang
mereka di belakang
ada yang mencibir

Di sela-sela kantuk
ada pura-pura
ada pura-pura
di sela-sela batuk

Di antara duduk bersila
di antara benar-benar
aku yang benar
ada sela-menyela

Di sela-sela telinga
ada bisik-bisik
pirik-memirik
dengan kata-kata

Di sela-sela kita
ada hiruk pikuk
mereka merusuk
di antara tulang dada

Di sela-sela kalimat
ada pesan-pesan
ada bualan-bualan
apa yang didapat

Di sela-sela dusta
ada cerita
benar-benar ada
ada dusta-dusta

Di sela-sela waktu
ada yang tertinggal
di atas kapal-kapal
bilangan waktu berlalu

Di sela-sela nya
perlu tak perlu
tentu tak tentu
tentu saja

Di sela-sela siang dan malam
tak perlu
tak tentu
hilang dan tenggelam

Di sela-sela dulu nanti

ada kini

 

 

.

Advertisements

3 thoughts on “Di Sela Bibir

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s