Aku ingin Kau, Menyalahkan

Aku kembali digurau sore
rasanya aneh
karena malam terlambat datang menghapus guratan senja jingga
yang kembali melukis rona menyalahkan di kotak hitam otakku

Aku dititi ke masa saat aku tersenyum sendiri
Jika paginya ku bisa berpapasan denganmu
dan itu cukup membuat sore terasa panjang

Aku berpikiran kau juga tersenyum saat aku tersenyum
peduli tentang kenyataan?
aku tidak!
saat itu aku hanya peduli tentangmu
kadang bisa mengurai rasa lapar

Kini ia kembali

Ya,
ini tentangmu

Aku tahu kau akan membaca tulisan ini
Kau kemudian berkata “mungkinkah ini tentangku?”
Bukankah saat ini jantungmu berdebar keras?
Bukankah aku tak bsa mengalihkan pandanganku darimu?

Kau hanya tinggal menarik simpulnya
dan lihat isi bungkusannya
ku harap kau menemukan namamu

atau, mungkin aku salah.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s