Selalu

siang sunyi sepi seorang diri
melewati hari yang berganti ganti
perlahan sesal muncul di hati
dan air mata mengalir di pipi

dan…

kan kuuapkan jauh kelangit tinggi
hilang sirna bersama matahari

kini malam datang menjemput siang
melepas semua kepenatan di diri
sunyi buat sesal itu datang lagi
rasa sedih menyesak dalam hati

dan…

kan kubenamkan jauh ke kerak bumi
menyelip terbakar hilang pergi

semua rasa sedih

kan kunyanyikan lagu pencipta mimpi
agar asa itu datang kembali
dan kuatkan hati
dan teguhkan hati

tuk terus bernyanyi
tuk terus berlari
hingga akhir nanti
dan tak kulihat lagi mentari

Advertisements

3 thoughts on “Selalu

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s